headline photo

LATAR BELAKANG DAN PENTINGNYA BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH

Senin, 18 Maret 2013



Bimbingan Konseling merupakan salah satu komponen penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang keberadaannya sangat dibutuhkan, khususnya untuk membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan belajar, serta perencanaan dan pengembangan karir. Karena itu, Struktur kurikulum yang dikembangkan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mencakup tugas Bimbingan Konseling pada pengembangan diri peserta didik (Depdiknas, 2006; Andi Mapiare, 2008).
Secara khusus tujuan bimbingan dan konseling di sekolah yaitu membantu peserta didik
 1) untuk mengembangkan seluruh potensinya seoptimal mungkin;
2) untuk mengatasi kesulitan dalam memahami dirinya sendiri;
3) untuk mengatasi kesulitan dalam memahami lingkungannya, yang meliputi ling- kungan sekolah, keluarga, pekerjaan, sosial-ekonomi, dan kebudayaan;
4) untuk mengatasi kesulitan dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalahnya;
5) untuk mengatasi kesulitan dalam menyalurkan kemampuan, minat, dan bakatnya

Program bimbingan dan konseling sangat perlu diterapkan di lingkungan sekolah. Adapun yang melatarbelakangi program bimbingan dan konseling adalah sebagai berikut:

1)Latar Belakang Sosio-Kultural
Perkembangan zaman (globalisasi) menimbulkan perubahan dan kemajuan dalam masyarakat. Aspek perubahan meliputi: sosial, politik, ekonomi, industri, informasi dan sebagainya. Akibatnya ialah berbagai permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik  misalnya, pelanggaran tata tertib sekolah, tawuran, minum-minuman keras, penyalahgunaan narkoba, menonton video porno dll.
Tanggung jawab sekolah ialah membantu para siswa baik sebagai pribadi maupun sebagai calon anggota masyarakat, dengan mendidik dan menyiapkan siswa agar berhasil menyesuaikan diri di masyarakat dan mampu menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapinya.
2)Latar Belakang Pedagogis
Tujuan inti dari pendidikan adalah perkembangan kepribadian secara optimal dan setiap anak didik sebagai pribadi. Dengan demikian setiap kegiatan proses pendidikan diarahkan kepada tercapainya pribadi-pribadi yang berkembang optimal sesuai dengan potensi masing-masing. Untuk menuju tercapainya pribadi yang berkembang, maka kegiatan pendidikan hendaknya bersifat menyeluruh yang tidak hanya berupa kegiatan instruksional (pengajaran), akan tetapi meliputi kegiatan yang menjamin bahwa setiap anak didik secara pribadi mendapat layanan sehingga akhirnya dapat berkembang secara optimal.
Dalam hubungan inilah bimbingan mempunyai peranan yang amat penting dalam pendidikan, yaitu membantu setiap pribadi anak didik agar berkembang secara optimal. Dengan demikian maka hasil pendidikan sesungguhnya akan tercermin pada pribadi anak didik yang berkembang baik secara akademik, psikologis, maupun sosial.
3)Latar belakang psikologis
Dalam proses pendidikan di sekolah, siswa sebagai subjek didik, merupakan pribadi-pribadi yang unik dengan segala karakteristiknya. Siswa sebagai individu yang dinamis dan berada dalam proses perkembangan, memiliki kebutuhan dan dinamika dalam interaksinya dengan lingkungannya. Sebagai pribadi yang unik, terdapat perbedaan individual antara siswa yang satu dengan lainnya. Di samping itu, siswa sebagai pelajar, senantiasa terjadi perubahan tingkah laku sebagai hasil proses belajar.
Selain itu, ada tiga hal pokok yang menjadi latar belakang perlunya bimbingan dilihat dan segi pendidikan.
Pertama adalah dilihat dan hakikat pendidikan sebagai suatu usaha sadar dalam mengembangkan kepribadian. Hal ini mengandung implikasi bahwa proses pendidikan menuntut adanya pendekatan yang lebih luas dari pada sekedar pengajaran. Pendekatan yang dimaksud adalah pendekatan pribadi melalui layanan bimbingan dan konseling.
Kedua, pendidikan senantiasa berkembang secara dinamis dan karenanya selalu terjadi perubahan perubahan dan penyesuaian dalam komponen-komponennya. Menghadapi perkembangan ini para siswa sebagai subjek didik memerlukan bantuan dalam penyesuaian diri melalui layanan bimbingan.
Ketiga pada hakikatnya guru mempunyai peranan yang tidak hanya sebagai pengajar, tetapi lebih luas dari itu, yaitu sebagai pendidik. Sebagai pendidik, maka guru seyogyanya dapat menggunakan pendekatan pribadi dalam mendidik para siswanya. Pendekatan pribadi ini diwujudkan melalui layanan bimbingan.

Contoh Naskah Doa Acara RAKER BEM

Jumat, 15 Februari 2013



Taawud... basmalah...
Hamdan syakirin, Hamdan Na’imin, Hamdan Yuafi ni amahu wa yukafiu mazidah. Ya rabbana lakal hamdu kama yambaghilijalalika wajhika wa adzimi sulthonik. Allahumma sholli ala nabiyyina muhammad wa alaa ali Muhammad.
YAA ALLOH YA RAHMAN YA RAHIM
ENGKAU PEMILIK ARASY YANG AGUNG, YANG BERKUASA ATAS SEGALA SESUATU, KEPADA-MU JUALAH KAMI BERTAWAKKAL, DAN KEPADA-MU KAMI MOHON PERTOLONGAN, PADA KESEMPATAN HARI INI KAMI TELAH HADIR UNTUK MELAKSANAKAN  RAPAT KERJA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KELUARGA MAHASISWA FAKULTASS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2013, UNTUK ITU YA ALLOH YA RAHMAN YA KARIM JADIKANLAH ACARA INI SEBAGAI ACARA YANG MEMBAWA  BAROKAH DAN ENGKAU RIDHOI,
ALLOHUMMA YA ALLAH YA TUHAN KAMI.
DENGAN PELAKSANAAN  RAPAT KERJA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG YANG KAMI LAKSANAKAN INI ADALAH SANGAT MEMPUNYAI ARTI DAN MAKNA BAGI KAMI, TERUTAMA DALAM  TERWUJUDNYA SEGALA TUGAS YANG DIAMANAHKAN KEPADA KAMI SEBAGAI FUNGSIONARIS BEM KM FE UNNES TAHUN 2013,
TANAMKAN SIFAT RAHMAN DAN RAHIM-MU KEPADA KAMI SEMUA,  RASA PERSATUAN DAN KESATUAN  PERSAUDARAAN, RASA KASIH SAYANG UKHUWWAH ISLAMIYAH DI ANTARA KAMI AGAR TETAP TERJALIN UTUH, SERTA SATUKAN TEKAD DAN KEMAMPUAN KAMI DALAM MELAKSANAKAN DAN MELANJUTKAN PEMBANGUNAN BANGSA KAMI KHUSUSNYA PEMBANGUNAN FAKULTAS KAMI, YAKNI FAKULTAS EKONOMI YANG AMAN, SEJAHTERA, TANPA ADA YANG MERASA TERDHOLIMI.
YA ALLAH YANG MAHA PENGAMPUN
AMPUNILAH DOSA DAN KESLAHAN KAMI, DOSA KEDUA ORANG TUA KAMI SERTA AMPUNILAH DOSA DAN KESALAHAN PARA PEMIMPIN KAMI, TERIMALAH DOA DAN PERMOHONAN KAMI INI.
Robbana La Tudzik Qulubana Ba’da Idzhadaitana Wahablana Milladunka Rohmatan Innaka Antal Wahhab. Robbana Atina Fiddun Ya Hasanah Wa Fil Akhiroti Hasanah Waqina Adza Bannar. Walhamdulillahi Rabbil Alamiin...

Pendidikan di Jepang

Jumat, 01 Februari 2013

Ketika Jepang membuka dirinya kepada dunia pada tahun 1868, salah satu dari prioritas tinggi pemerintah sedang penangkapan dengan standar Barat dalam sains dan pendidikan. Sistem pendidikan Jepang direformasi terutama sesuai dengan model Jerman dan Perancis yang ahli dianggap sebagai yang paling cocok dan menguntungkan.
Setelah perang dunia kedua, Amerika mereformasi sistem pendidikan Jepang setelah mereka sendiri yang terdiri dari enam tahun sekolah dasar, masing-masing tiga tahun sekolah SMP dan SMA dan empat tahun di universitas atau dua tahun kuliah junior.

Wajib belajar meliputi SD dan SMP. Lebih dari 90% dari semua siswa juga lulus dari sekolah tinggi dan lebih dari 40% dari universitas atau perguruan tinggi junior. Di universitas persentase siswa laki-laki lebih tinggi daripada siswa perempuan sedangkan sebaliknya adalah kasus di perguruan tinggi junior. Jumlah mahasiswa lulusan universitas relatif rendah.


Tahun sekolah Jepang dimulai pada bulan April dan terdiri dari tiga istilah, dipisahkan oleh liburan singkat di musim semi dan musim dingin, dan liburan musim panas satu bulan lama.

Karakteristik dari sistem sekolah Jepang ujian masuk, dan dengan mereka saing yang tinggi di kalangan siswa. Sebagian besar sekolah tinggi, universitas, serta swasta beberapa SMP dan SD membutuhkan pelamar untuk menulis ujian masuk. Dalam rangka untuk lulus ujian masuk ke lembaga terbaik, banyak siswa menghadiri sekolah persiapan khusus (juku) selain kelas reguler, atau selama satu sampai dua tahun antara sekolah tinggi dan universitas (yobiko).

Universitas paling bergengsi adalah Universitas Nasional Tokyo dan Universitas Kyoto, diikuti oleh universitas-universitas swasta terbaik. 


30 Top Japanese Universities

1 University of Tokyo
2 Kyoto University
3 Osaka University
4 Tokyo Institute of Technology
5 Tohoku University
6 Keio University
7 Kyushu University
8 Nagoya University
9 Hokkaido University
10 Tsukuba University
11 Kobe University
12 Chiba University
13 Waseda University
14 Hiroshima University
15 Kanazawa University
16 Okayama University
17 Tokyo University of Science
18 Tokyo Metropolitan University
19 Tokyo Medical and Dental University
20 Osaka City University
21 Niigata University
22 Kumamoto University
23 Tokushima University
24 Osaka Prefectural University
25 Gifu University
26 Tokyo University of Agriculture and Technology
27 Yokohama National University
28 Yamaguchi University
29 Nagoya City University
30 Kagoshima University

Aturan Penulisan Hari-Tanggal-Tahun Jepang

Sabtu, 26 Januari 2013




ü Penulisan Tanggal
Penanggalan Jepang ditulis dengan urutan sebagai berikut: tahun, bulan, dan hari. Misalnya tanggal 15 April 2005 ditulis sebagai berikut:
2005415
yang dibaca sebagai berikut: nisen-go nen, shigatsu, jugonichi.
(nen) adalah kanji untuk tahun
(gatsu) adalah kanji untuk bulan
(nichi) adalah kanji untuk hari

ü Penulisan Bulan
Nama-nama bulan Jepang ditulis dengan urutan angka 1 sampai 12. Nama-nama bulan yang ditulis dengan angka yang berasal dari huruf Kanji umumnya hanya digunakan untuk penulisan Tategaki.
Ichigatsu          1 (一月)
Nigatsu            2 (二月)
Sangatsu          3 (三月)
Shigatsu           4 (四月)
Gogatsu           5 (五月)
Rokugatsu       6 (六月)
 Sichigatsu       7 (七月)
Hachigatsu      8 (八月)
 Kugatsu          9 (九月)
Jugatsu            10 (十月)
Juichigatsu      11 (十一月)
 Junigatsu        12 (十二月)

ü Penulisan Hari
Nama-nama hari dalam Bahasa Jepang diambil dari nama-nama planet dalam tata surya
Nichiyobi         日曜日      Minggu
Getsuyobi        月曜日      Senin
Kayobi             火曜日      Selasa
Suiyobi             水曜日      Rabu
Mokuyobi        木曜日      Kamis
Kinyobi            金曜日      Jumat
Doyobi             土曜日      Sabtu

ü Penulisan Tanggal berikut nama hari
Urutan penulisan tanggal jika ingin menggunakan nama hari adalah sebagai berikut: 20130110() Tahun, Bulan, Tanggal, Hari Kanji untuk nama hari ditulis di dalam kurung: (), (), (), (), (), (), dan ()
Angka tahun juga bisa tidak ditulis, misalnya hari Senin 10 Januari, ditulis sebagai: 110()
Orang Jepang biasanya sudah mengerti bahwa 110() adalah hari Senin tanggal 10 Januari tahun ini. 

Daftar nama – nama bulan menurut kalender Lunar Jepang
Jepang juga mengenal penamaan bulan-bulan berdasarkan kalender lunar Jepang (Inreki 陰歴). Nama-nama bulan berdasarkan kalender Inreki, sampai saat ini masih digunakan dalam dunia sastra dan masih dikenal luas oleh orang Jepang :
 1 睦月    Mutsuki    Januari
 2 如月    Kisaragi   Februari 
 3 弥生    Yayoi      Maret 
 4 卯月    Uzuki      April 
 5 皐月    Satsuki    Mei 
 6 水無月  Minazuki   Juni 
 7 文月    Fumizuki   Juli 
 8 葉月    Hazuki     Agustus
 9 長月    Nagatsuki  September 
10 神無月  Kannazuki  Oktober 
11 霜月    Shimotsuki November 
12 師走    Shiwasu    Desember
Menurut cerita di balik penamaan bulan-bulan Inreki, Oktober disebut Kannazuki (神無月) atau “bulan tidak ada dewa” (dari urutan kanji yang membentuk kata Kannazuki: dewa, tidak ada, bulan), konon pada bulan itu para dewa-dewi semuanya berkumpul di kuil Izumo Taisha di Prefektur Shimane.
Bulan Desember disebut Shiwasu (師走?, guru berlari) karena orang Jepang sibuk menyambut Tahun Baru di bulan Desember, bahkan para guru yang biasanya tidak sibuk (menurut cerita zaman dulu), ternyata ikut sibuk berlarian kesana-kemari untuk menyambut Tahun Baru.